Skip navigation

Hawking mengatakan kepercayaan mengenai surga atau kehidupan setelah mati adalah “cerita bohong” bagi orang-orang yang takut mati.

Sebagai penegasan penolakannya terhadap nilai keagamaan, ilmuwan paling terkenal asal Inggris ini mengatakan tidak ada masa setelah otak kita berhenti bekerja.

“Saya mengibaratkan otak sebagai sebuah komputer yang akan berhenti ketika komponennya rusak. Tidak ada surga atau kehidupan setelah mati bagi komputer-komputer yang rusak. Itu hanya cerita bohong bagi orang yang takut kegelapan,” tambahnya.

———————

Kawan … berbagai pendapat dan kejadian seperti di atas tidak perlu diri kita menjadi gusar, karena semuanya telah di abadikan di dlm Al-Qur’an. Penentangan dan kemungkaran di perlihatkan kepada hamba2-Nya yang sholeh dan sholeha sebagai kajian dan keIMANan.

Kawan pasti sudah hafal kemungkaran satu kaum yang di abadikan pada zaman nabi yang terdahulu .. dan yang teramat jelas adalah ketika mereka berkata pada rasulnya : “kami tidak percaya ALLAH sampai kamu memperlihatkannya kepada kami !” (begitu kira2 substansi isinya). ini sebenarnya memperlihatkan ke”terbatas”an sebagai seorang manusia seperti halnya zaman sekarang yaitu manusia-manusia ORIENTALIS dan RASIONALIS, mereka berpedoman pada substansi MATERI belaka.

Dan kawan pasti ingat perkataan yang diabadikan pula tentang pertanyaan MALAIKAT sebagai bentuk keheranan mereka .. “ya ALLAH mengapa ENGKAU jadikan MANUSIA yang jelas banyak pertumpahan darah sebagai KHALIFAH-MU di bumi” … dan ALLAH berfirman ” sesungguhnya AKU lebih mengeTAHUi apa-apa yang tidak kalian keTAHUi”. Pemikiran mudahnya adalah bahwa para MALAIKAT yang demikian dekat-Nya tidak memiliki pengetahuan tentang ILMU ALLAH apalagi mereka si manusia orientalis dan rasionalis yang sebenernya bau amis ! …😀

Kawan pasti lebih banyak referensi berbagai hikayat yang diabadikan dalam Al-Qur’an tentang berbagai peristiwa dan kejadian bagaimana ALLAH yang GHOFURurrahim memperlihatkan tanda-tanda keBESARan-Nya. Dan itu semua sesungguhnya adalah sebagai buah kasih sayang ALLAH kepada manusia agar manusia lepas dari keLALAIannya sendiri. Jangan sampai kita masuk dalam kerajaan sang IBLIS yang bertuhan dengan keSOMBONGannya sampai KIAMAT. Dan kenyataannya tidak sedikit yang betetap dalam keMUNGKARan mengikuti jejaknya .. nauzubillah.

Hidupkan TAUHID kita kawan .. karena dengan kemurnian TAUHID kemungkaran2 seperti itu dapat kita BUNUH tanpa dengan jalan pertumpahan darah. Karena sesungguhnya bisa jadi kita suatu saatpun dapat seperti mereka (kaum orientalis dan rasionalis), karena pada dasarnya MANUSIA tercipta sama !. semuanya pada dasarnya memiliki sifat keMUNGKARan !. Sekarang kita lihat pada bagian surat As-Syam ..”di dalam penyempurnaan .. AKU mengILHAMkan pada jiwa dengan 2 (dua) jalan, jalan keFUJURan dan keTAQWAan” … jadi di dalam DIRI seperti ada 2 (dua) keRAJAan ; 1. kerajaan IBLIS (keFUJURan) dan 2. kerajaan ALLAH (keTAQWAan) .. sekarang mana yang diPILIH.

Mudah-Mudahan tidak banyak terpengaruh dalam keIMANan kita dikarenakan pengungkapan gaya pikir si ORIENTALIS dan RASIONALIS.

Kuatkan TAUHID, karena dengan TAUHID di dalam diri dapat membunuh keMUNGKARan tanpa menumpahkan darah saudara2 kita.

Bagaimana menurut kawan ? …..

9 Comments

  1. Banyak orang yg hanya percaya pd mata tubuhnya saja. Tak sedikit orang yg percaya juga pd mata jiwanya dan tak banyak orang yg percaya juga kepada mata rohaninya.

    Bilang saja gini,
    Matamu, mata hatimu,
    Mata rohanimu, matahari.

    Salam Damai Sobat !

    ———————————————-
    satu lagi …. marenkitatau …😀

    Damai pula sobat !

  2. Seeing is believing, kata ilmuwan
    Believing makes you see, kata rohaniwan
    From seeing to believing is a long jurney, keknya.

    Salam Persahabatan!

  3. @maren kitatau

    I thought it was included in the teaching of “ma’rifat”
    you already know well, now lives alone implementation.

    thx om maren.
    salam sejahtera.

  4. Salam masJK:

    Seeing is red, green, blue, ocilated
    Believing is always black or white
    Living is sometime gray, keknya!

    Peace on earth!

  5. @maren kitatau

    agar tidak berwarna warni, maka hidup harus memiliki makna yakni berusaha menjadi khalifah. meskipun terengah-engah😀

    damai selalu.


  6. Yes, Sir JK!
    I agree with you!

    Kita harus menjadi makna
    Terengah-engah utk makna
    Utk tau mengapa kita dilahirkan!

    Salam Damai


  7. Lahir kita alamiah, mati kita hendaklah rohaniah.
    Jika mati kita alamiah juga, apalah makna roh.
    Roh kita kuat, abadi dan penurut tak terengah.

    Salam Hangat!

    • orang lugu
    • Posted 21 November 2011 at 1:02 pm
    • Permalink

    setuju dengan sthepen hawking..Hukum tersebut mungkin dibuat oleh Tuhan, tetapi Tuhan tidak melakukan intervensi untuk melanggar hukum.”

    ————————

    perkataan “mungkin” sebaiknya dihilangkan karena akan terlihat lebih jelas bahwa anda sangat yakin tuhan yang membuatnya …😀 . dan anggapan sthepen, tuhan tidak mengenal bahasa fisika, so yah sah2 saja … selamat bersthepen-lah … he he he. lam kenal bang lugu.

  8. Mungkin iblis lbh baik daripada Stephen hawking, karena iblis msh percaya adanya Allah sedangkan Stephen tidak.

    Salam damai…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: