Skip navigation

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah orang paling bertaqwa …… “. (Q. s., al-Hujurat: 13).

“Sesungguhnya Allah menyintai orang-orang yang bertaqwa“. (Q. s., al-Tawbah : 7).

Berbicara mengenai taqwa sudah sering kita dengar dan juga kita baca. Tapi makna sesungguhnya dari kata ‘taqwa’ tersebut seringkali kabur dan tidak jelas. Masyarakat muslim memaknai kata taqwa dengan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia menjadi ‘takut’. Kata takut kalau kita cari makna bahasa Arabnya adalah ‘khawf’.

Kata ‘taqwa’ dalam bahasa Arab/Al-Qur’an, berasal dari kata ‘waqaa-yaqii-wiqaayatan‘. Ada pepatah bahasa Arab dalam hal ini yaitu “al-Wiqaayatu khayrun min al-‘ilaaj” (Sikap berhati-hati/menjaga kesehatan lebih baik dari pada pergi ke dokter). Jadi makna ‘taqwa’ dari akar kata bahasa Arabnya adalah ‘sikap berhati-hati menjaga diri dari perbuatan dosa sekecil apapun, apalagi dosa besar. Misalnya bagaimana kita yang hidup di suatu perkotaan yang serba ada/sulit yang sangat berpengaruh pada stabilitas mental plus moral, dan disini ‘taqwa’ sangat memegang peranan. Artinya menjaga diri dan berhati-hati dari segala sesuatu perbuatan yang dapat menimbulkan maksiat lahir dan bathin; seperti ingin coba-coba makan babi, minuman keras, terlebih lagi masuk ke dalam pelacuran dlsb.nya.

‘Orang-orang yang bertaqwa’ adalah orang yang menjaga dirinya dari perbuatan dosa/kesalahan kecil. Kalau dosa besar, itu sudah keluar dari arena taqwa. Oleh karena itu orang yang terjerumus – maaf – dalam perzinaan seperti yang dilakukan oleh banyak saudara/(i) kita -na’uzubillah – sudah keluar dari dirinya ketaqwaan kepada Allah swt. Karena Allah sudah memberikan guide line bahwa hanya taqwalah sebagai bekal yang paling baik dalam kehidupan kita di dunia dan kehidupan akherat. Tanpa bekal taqwa tersebut hidup kita menjadi hampa, tidak karuan, berantakan, hambar, goncang, tidak ada pegangan.

Pengabadian Taqwa di dalam al-qur’an lihat disini

One Comment

  1. nambahin ah: takwa kalo kejawen: tatak kuwawa mangreh nepsu lan hawa. wus nora kapincut mring pangkat, arta, lan wanodya.😎


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: